Dalam mewujudkan program Depok Ramah Lansia, tentu memerlukan dukungan dari seluruh lembaga vertikal Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Salah satunya adalah Kantor Imigrasi Kelas II Depok yang turut berperan dan mendukung terwujudnya Depok sebagai kota yang ramah lansia.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Depok, Dadan Gunawan mengatakan, pihak Imigrasi tentu akan siap bersinergis dengan pemerintah selama untuk kepentingan masyarakat. Apalagi Depok sebagai kota yang ramah lansia, tentu memerlukan infrastruktur yang mendukung, serta pelayanan khusus bagi para lansia di berbagai aspek kehidupan.
“Dari delapan dimensi pemenuhan hak lansia ada dua dimensi yang harus dipenuhi oleh Kantor Imigrasi. Diantaranya kemudahan dalam penggunaan fasilitas dan sarana umum dan kemudahan dalam pelayanan,” katanya kepada depok.go.id, Rabu (24/05/2017).
Dadan menuturkan, Kantor Imigrasi Kelas II Depok sudah memiliki konsep pelayanan yang ramah lansia. Misalnya dengan mengedepankan para pemohon yang memiliki kebutuhan khusus untuk lebih dulu diberikan pelayanan, seperti lansia dan ibu hamil atau menyusui.
“Kami memang mempunyai konsep antrean bagi pemohon, namun tetap dilihat oleh kami, jika pada antrean tersebut ada pemohon yang berumur diatas 60 tahun maka akan kami dahulukan mereka untuk dilayani,” terang Dadan.
Menurutnya, dengan dibuatnya Perda Lansia bisa menjadi landasan dan payung hukum untuk penerapan Kota Ramah Lansia. Lebih lanjut, sambung Dadan, semua orang pasti akan menjadi lansia, sehingga menjadi tugas bersama untuk mewujudkan kota yang nyaman untuk ditempati oleh lansia.
“Mudah-mudah segala upaya pemerintah untuk menjadikan Depok ramah lansia bisa segera terwujud, dan saya yakin seluruh instansi vertikal yang ada di Depok juga mendukung dan sudah memiliki konsep pelayanan yang serupa,” pungkasnya. (Sumber : Diskominfo Kota Depok)