Usai libur lebaran, Kantor Imigrasi Kelas II Depok dipadati pemohon paspor. Membludaknya masyarakat yang hendak membuat paspor membuat petugas imigrasi cukup kewalahan melayani dalam dua hari setelah aktif kembali pada Senin 3 Juli 2017.

“Tercatat, Kantor Imigrasi telah menerima hingga 776 permohonan pasport,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Depok, Dadan Gunawan, Rabu (5/7).

Pelayanan untuk permohonan pasport mulai dari pukul 07.30 WIB dan ditutup pukul 10.00 WIB. Di hari pertama Senin 3 Juli 2017 menurutnya ada 221 pemohon. Sedangkan hari kedua Selasa 04 Juli 2017 mencapai 256 pemohon.

Diutarakan Dadan, ramainya pemohon paspor dikarenakan saat ini masih dalam masa liburan anak sekolah. Sehingga kemungkinan banyak orang tua memanfaatkan waktu liburan untuk pergi ke luar negeri. “Sebagian besar pemohon memiliki maksud kunjungan wisata, kunjungan keluarga, namun ada pula yang umroh atau ziarah,” katanya.

Dia menjelaskan, untuk tetap menjaga kenyamanan para pemohon, Kantor Imigrasi Kelas II Depok menyediakan kursi tambahan. Selain itu juga disediakan minuman gratis seperti teh, dan kopi.

“Batas normal kenyamanan itu kapasitasnya 150 orang pemohon. Meskipun sudah melebihi 150 orang pemohon, kami akan tetap layani karena kami menerapkan kuota jam,” ujarnya.

Dadan berharap, agar warga Depok dapat memahami situasi padatnya Kantor Imigrasi Kelas II saat ini. Sebab pemohon paspor saat ini tidak dibatasi domisili, sehingga banyak juga pemohon yang berasal dari luar Depok. “Kami akan tetap berusaha maksimal untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya. (sumber : Republika.co.id)