Wisatawan Indonesia Bebas Visa ke 70 Negara, Ini Daftarnya

Melakukan perjalanan ke luar negeri menjadi salah satu impian setiap orang. Saat di luar negeri kita bisa menikmati kebudayaan baru, bertemu orang baru hingga menikmati makanan dan destinasi yang berbeda.

Namun, kadang kala kita harus mengubur impian itu karena terkendala oleh beberapa urusan administrasi seperti visa. Mengingat terlalu banyak dokumen yang harus diisi, hingga biaya administrasi yang terbilang tidak murah.

Namun, ternyata ada beberapa negara yang memperbolehkan warga negara Indonesia melakukan perjalanan ke negaranya tanpa harus mengurus visa.

Berdasarkan Passport Index, paspor Indonesia ternyata cukup kuat di kawasan Asia. Indonesia masuk ke dalam urutan 60 dengan akses bebas visa ke 70 negara di dunia.

Warga negara Indonesia bisa berwisata ke sejumlah negara Asia tanpa perlu visa. Selain negara-negara Asia Tenggara, wisatawan Indonesia bebas masuk tanpa visa ke India, Hong Kong, Iran, Maldives, Nepal, Papua Nugini, Srilanka, Turki, Vietnam, Oman, Palestina, Armenia, serta Yordania.

Sedangkan beberapa negara di benua Eropa yang bisa dikunjungi tanpa visa oleh wisatawan Indonesia antara lain  Azerbaijan, Belarus, Turki, hingga Ukraina. Untuk negara di benua Amerika antara lain Bolivia, Kolombia, Ekuador, Guyana. Wisatawan Indonesia juga bisa mengunjungi benua Afrika tanpa perlu menggunakan visa antara lain ke Gambia, Madagascar, Gabon, Rwanda, Somalia, Tanzania dan masih banyak lagi.

Wisatawan Indonesia bisa mengunjungi 70 negara di dunia tanpa visa, yakni 33 negara bebas visa kunjungan dan 37 negara lainnya yang visa on arrival (VOA). Berikut ini daftar lengkap negara yang bisa dikunjungi wisatawan asal Indonesia tanpa menggunakan visa.

1. Armenia, visa on arrival 120 hari
2. Azerbaijan, visa on arrival 30 hari
3. Belarus, bebas visa
4. Bolivia, visa on arrival 
5. Brunai, bebas visa 14 hari
6. Kamboja, bebas visa 30 hari
7. Cape Verde, visa on arrival
8. Chile, bebas visa 90 hari
9. Kolombia, bebas visa 90 hari
10. Comoros, visa on arrival 45 hari

11. Djibouti, visa on arrival
12. Dominika, bebas visa 21 hari
13. Ekuador, bebas visa 90 hari
14. Fiji, bebas visa 120 hari
15. Gabon, visa on arrival
16. Gambia, bebas visa 90 hari
17. Guinea-Bissau, visa on arrival 90 hari
18. Guyana, bebas visa 30 hari
19. Haiti, bebas visa 90 hari
20. Hong Kong, bebas visa 30 hari

21. India, e-visa 60 hari
22. Iran, visa on arrival 30 hari
23. Yordania, visa on arrival 90 hari
24. Kenya, visa on arrival / e-Visa 90 hari
25. Kyrgystan, visa on arrival 30 hari
26. Laos, bebas visa 30 hari
27. Macau, bebas visa 30 hari
28. Madagascar, visa on arrival 30 hari
29. Malawi, visa on arrival  30 hari
30. Malaysia, bebas visa 30 hari

31. Maldievs, visa on arrival 30 hari
32. Mali, bebas visa 30 hari
33. Kepulauan Marshall, visa on arrival 90 hari
34. Mauritania, visa on arrival 
35. Mauritius, Visa on Arrival
36. Micronesia, bebas visa
37. Maroko, bebas visa
38. Mozambik, visa on arrival 30 hari
39. Myanmar, bebas visa

40. Nepal,visa on arrival 
41. Nikaraguai, visa on arrival 90 hari
42. Oman, visa on arrival 
43. Palau, visa on arrival 
44. Palestina, bebas visa
45. Papua Nugini, visa on arrival 
46. Peru, bebas visa
47. Filipina, bebas visa
48. Qatar, visa waiver on arrival
49. Rwanda, bebas visa
50. Samoa,  Visa on Arrival

51. Serbia, bebas visa
52. Seychelles, visitor’s permit
53. Singapura, bebas visa
54. Somalia, visa on arrival 
55. Srilanka, visa on arrival 
56. St. Vincent and the Grenadines, bebas visa
57. Suriname, visa on arrival 
58. Tajikistan, visa on arrival atau e-Visa
59. Tanzania , visa on arrival 
60. Thailand, bebas visa

61. Timor Leste , visa on arrival 
62. Togo , visa on arrival 
63. Turki , visa on arrival atau e-Visa
64. Tuvalu  , visa on arrival 
65. Uganda , visa on arrival 
66. Ukraina , visa on arrival 
67. Uzbekistan, bebas visa
68. Vietnam, bebas visa
69. Zimbabwe , Visa on Arrival
70. Cote d’Ivoire (Ivory Coast), electronic travel authority 

Wisatawan Indonesia Bebas Visa ke 70 Negara, Ini Daftarnya

Melakukan perjalanan ke luar negeri menjadi salah satu impian setiap orang. Saat di luar negeri kita bisa menikmati kebudayaan baru, bertemu orang baru hingga menikmati makanan dan destinasi yang berbeda.

Namun, kadang kala kita harus mengubur impian itu karena terkendala oleh beberapa urusan administrasi seperti visa. Mengingat terlalu banyak dokumen yang harus diisi, hingga biaya administrasi yang terbilang tidak murah.

Namun, ternyata ada beberapa negara yang memperbolehkan warga negara Indonesia melakukan perjalanan ke negaranya tanpa harus mengurus visa.

Berdasarkan Passport Index, paspor Indonesia ternyata cukup kuat di kawasan Asia. Indonesia masuk ke dalam urutan 60 dengan akses bebas visa ke 70 negara di dunia.

Warga negara Indonesia bisa berwisata ke sejumlah negara Asia tanpa perlu visa. Selain negara-negara Asia Tenggara, wisatawan Indonesia bebas masuk tanpa visa ke India, Hong Kong, Iran, Maldives, Nepal, Papua Nugini, Srilanka, Turki, Vietnam, Oman, Palestina, Armenia, serta Yordania.

Sedangkan beberapa negara di benua Eropa yang bisa dikunjungi tanpa visa oleh wisatawan Indonesia antara lain  Azerbaijan, Belarus, Turki, hingga Ukraina. Untuk negara di benua Amerika antara lain Bolivia, Kolombia, Ekuador, Guyana. Wisatawan Indonesia juga bisa mengunjungi benua Afrika tanpa perlu menggunakan visa antara lain ke Gambia, Madagascar, Gabon, Rwanda, Somalia, Tanzania dan masih banyak lagi.

Wisatawan Indonesia bisa mengunjungi 70 negara di dunia tanpa visa, yakni 33 negara bebas visa kunjungan dan 37 negara lainnya yang visa on arrival (VOA). Berikut ini daftar lengkap negara yang bisa dikunjungi wisatawan asal Indonesia tanpa menggunakan visa.

1. Armenia, visa on arrival 120 hari
2. Azerbaijan, visa on arrival 30 hari
3. Belarus, bebas visa
4. Bolivia, visa on arrival 
5. Brunai, bebas visa 14 hari
6. Kamboja, bebas visa 30 hari
7. Cape Verde, visa on arrival
8. Chile, bebas visa 90 hari
9. Kolombia, bebas visa 90 hari
10. Comoros, visa on arrival 45 hari

11. Djibouti, visa on arrival
12. Dominika, bebas visa 21 hari
13. Ekuador, bebas visa 90 hari
14. Fiji, bebas visa 120 hari
15. Gabon, visa on arrival
16. Gambia, bebas visa 90 hari
17. Guinea-Bissau, visa on arrival 90 hari
18. Guyana, bebas visa 30 hari
19. Haiti, bebas visa 90 hari
20. Hong Kong, bebas visa 30 hari

21. India, e-visa 60 hari
22. Iran, visa on arrival 30 hari
23. Yordania, visa on arrival 90 hari
24. Kenya, visa on arrival / e-Visa 90 hari
25. Kyrgystan, visa on arrival 30 hari
26. Laos, bebas visa 30 hari
27. Macau, bebas visa 30 hari
28. Madagascar, visa on arrival 30 hari
29. Malawi, visa on arrival  30 hari
30. Malaysia, bebas visa 30 hari

31. Maldievs, visa on arrival 30 hari
32. Mali, bebas visa 30 hari
33. Kepulauan Marshall, visa on arrival 90 hari
34. Mauritania, visa on arrival 
35. Mauritius, Visa on Arrival
36. Micronesia, bebas visa
37. Maroko, bebas visa
38. Mozambik, visa on arrival 30 hari
39. Myanmar, bebas visa

40. Nepal,visa on arrival 
41. Nikaraguai, visa on arrival 90 hari
42. Oman, visa on arrival 
43. Palau, visa on arrival 
44. Palestina, bebas visa
45. Papua Nugini, visa on arrival 
46. Peru, bebas visa
47. Filipina, bebas visa
48. Qatar, visa waiver on arrival
49. Rwanda, bebas visa
50. Samoa,  Visa on Arrival

51. Serbia, bebas visa
52. Seychelles, visitor’s permit
53. Singapura, bebas visa
54. Somalia, visa on arrival 
55. Srilanka, visa on arrival 
56. St. Vincent and the Grenadines, bebas visa
57. Suriname, visa on arrival 
58. Tajikistan, visa on arrival atau e-Visa
59. Tanzania , visa on arrival 
60. Thailand, bebas visa

61. Timor Leste , visa on arrival 
62. Togo , visa on arrival 
63. Turki , visa on arrival atau e-Visa
64. Tuvalu  , visa on arrival 
65. Uganda , visa on arrival 
66. Ukraina , visa on arrival 
67. Uzbekistan, bebas visa
68. Vietnam, bebas visa
69. Zimbabwe , Visa on Arrival
70. Cote d’Ivoire (Ivory Coast), electronic travel authority 

Training “Document Examinnation Principles and Passenger Assessment “

Kedutaan Besar Australia dan Direktorat Jenderal Imigrasi mengadakan training “Document Examinnation Principles and Passenger Assessment ” pada heri senin tanggal 12-03-2018, Dari Kantor Imigrasi Depok diwakili oleh

Rapat Koordinasi Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2019 di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan HAM Jawa Barat

Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI (Bambang Rantam S) membuka secara resmi kegiatan acara Rakor Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2019 serta meresmikan Klinik SEROJA (SEhat, ROhani,JAsmani) dilingkungan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat bertempat di Prime Park Hotel jalan Suci/PPH Mustafa Kota Bandung, Senin (05/03/18). Dalam Laporannya, Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat (Indro Purwoko) menyampaikan Acara ini dilaksanakan selama 3 hari dari tgl 5 sd 7 Maret 2018 dihadiri 160 peserta terdiri dari pejabat struktural Divisi Administrasi, para kepala UPT se-Jawa Barat, Tenaga Medis dan operator se-Jawa Barat. Acara rakor ini dilaksanakan selain melaksanakan rakor rencana kerja dan anggaran serta analisa kebutuhan TA 2019 dimaksudkan sebagai kegiatan awal penyusunan anggaran tahun 2019 yang kemudian dijadikan sebagai acuan dalam penyusunan anggaran lanjutan (pagu Indikatif dan pagu alokasi anggaran) untuk memberikan masukan mengenai postur anggaran yg ajan digunakan pada th 2019 juga dilaksanakannya kegiatan FGD penguatan dan pembinaan Tenaga Medis dilingkungan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat dengan tujuan untuk memberikan penguatan dan mendukung proses pemberian ijin poliklinik pada LAPAS dan RUTAN di Jawa Barat. Turut hadir dalam acara ini Plh. Kepala Biro Perencanaan Setjen Kemenkumham (Ida Asep) serta para Pimti Pratama Kanwil Kemenkumham Jabar (Kadiv Admin, Nofli, Kadiv Yankumham, Seprizal, Kadiv Keimigrasian, M Henri dan Plt. Kadiv Pemasyarakatan, Agus Irianto)

 

Kegiatan Pemantapan Tatacara Revisi Anggaran & Indikator Kinerja Pelaksana Anggaran Ditjen Imigrasi TA 2018

Kegiatan Pemantapan Tatacara Revisi Anggaran & Indikator Kinerja Pelaksana Anggaran Ditjen Imigrasi TA 2018, dihadiri Kepala Divisi, Kepala Kantor Imigrasi, Kepala Rumah Detensi Imigrasi dari seluruh Indonesia, Atase Imigrasi pada Perwakilan RI di Luar Negeri, Bendahara dan pelaksana fungsi keuangan dari seluruh Divisi Keimigrasian, Kantor Imigrasi dan Rumah Detensi Imigrasi, Bertempat di Nagoya Plasa Hotel Batam 28 Pebruari – 3 Maret 2018, diawali dengan diskusi terkait kebijakan strategis Ditjen Imigrasi Tahun 2018 yang dipandu langsung oleh Sekretaris Direktorat Jendral Imigrasi Bapak Lilik Bambang Lestari dan selanjutnya secara resmi membuka kegiatan selama 4 hari.

 

Penyusunan Analisis Jabatan di Lingkungan Unit Pelaksana Teknis Imigrasi dan Divisi Imigrasi

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Depok beserta Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian mengikuti acara penyusunan analisis jabatan di lingkungan unit pelaksana teknis imigrasi dan divisi imigrasi di Putri Duyung Cottage Ancol, 28 Februari s/d 03 Maret 2018.

 

 

 

Seminar Nasional Politeknik Imigrasi

Seminar Nasional Politeknik Imigrasi : Sistem Aplikasi Antrian Daring dalam Permohonan Paspor di Kantor Imigrasi dan Penandatanganan MOU Politeknik dan Universitas Krisnaswipayana di Balai Kartini (28 Februari 2018)

 

 

 

 

 

Pengajian Rutin Kantor Imigrasi Kelas II Depok

Pengajian Rutin Kantor Imigrasi Kelas II Depok, yang diadakan pada tanggal 22-02-2018

 

Kementerian Hukum dan HAM Predikat Kinerja Terbaik dalam Pelaksanaan Anggaran Tahun 2017

Selamat untuk Kementerian Hukum dan HAM atas Kinerja Terbaik dalam Pelaksanaan Anggaran Tahun 2017

Workshop Penegakan Hukum Keimigrasian Tahun Anggaran 2018 di Balikpapan Kalimantan Timur

Kepala seksi pengawasan dan penindakan kantor imigrasi kelas II depok menghadiri acara workshop penegakan hukum keimigrasian tahun anggaran 2018 di balikpapan kalimantan timur tanggal 21 – 23 februari 2018, dengan tema “kita tingkatkan profesionalisme penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) keimigrasian pasti smile”

Acara tersebut dibuka langsung oleh direktur jenderal imigrasi bapak DR. RONNIE F SOMPIE serta dihadiri oleh direktur pengawasan dan penindakan keimigrasian, direktur sistem dan teknologi informasi keimigrasian serta jajaran eselon II kantor wilayah kementerian hukum dan HAM kalimantan timur.