Maulid Nabi Muhammad S.A.W 1440 Hijriah

Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad S.A.W, 12 Rabiul Awal 1440 Hijriah bagi seluruh umat muslim. Semoga kita dapat selalu meneladani akhlak mulia yang selalu Rasulullah teladankan.

Pelantikan Calon Taruna Poltekim & Poltekip

Senin 19 November 2018. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok diwakili oleh Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok Menghadiri pelantikan Calon Taruna Poltekim & Poltekip di BPSDM Kementerian Hukum dan HAM.

 

 

Expo Pelayanan Publik HUT KORPRI ke 47

Kamu punya rencana ke keluar negeri tapi belum memiliki paspor? Yuk langsung urus paspor kamu di Expo Pelayanan Publik HUT KORPRI ke 47.

 

 

 

Kegiatan Kuliah Umum pada Politeknik Imigrasi dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan

Kegiatan Kuliah Umum pada Politeknik Imigrasi dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dilingkungan BPSDM Hukum dan Hak Asasi Manusia (14 November 2018)

 

 

Evaluasi Kinerja Program Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

Senin, 12 November 2018. Evaluasi Kinerja Program Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam mewujudkan WBK/WBBM 2019 bertempat di Mason Pine Hotel, Padalarang.

 

Hari Kesehatan Nasional Ke 54

Mari kita mulai gaya hidup sehat, dimulai dari diri sendiri untuk meningkatkan kualitas hidup kita. Masyarakat yang sehat merupakan modal ketangguhan suatu bangsa. Selamat Hari Kesehatan Nasional Ke 54 !!

Selamat Hari Ayah Nasional 2018

Untuk semua Ayah dimanapun berada, terima kasih atas kegigihan, dan perjuanganmu demi kebahagian keluargamu. Ayah adalah sosok yang hebat dan terkuat, serta sosok yang selalu memberikan inspirasi untuk keluarga.

Upacara Hari Pahlawan Nasional 2018

 

Senin, 12 November 2018. Upacara Hari Pahlawan Nasional Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok diikuti oleh Pejabat Struktural dan Pegawai. Pesan Pahlawan, Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. -Soekarno-

 

 

 

Selamat Hari Pahlawan 2018

 

Jasa para pahlawan kita tak akan bisa kita bayar, tapi bisa kita lanjutkan dengan tetap menjaga kedaulatan & kesatuan bangsa.

Waspadalah, Pria Bule Tipu Wanita Indonesia dengan Modus Ajak Kencan

JAKARTA – Seorang pria berkebangsaan Australia  berurusan dengan aparat Imigrasi Depok akibat menyalahi izin tinggal, alias overstay. Dengan modus mengencani wanita Indonesia ia tak terendus lebih dari setahun.Dari hasil penyelidikan petugas menduga, cara ini belakangan marak dilakukan oleh para Warga Negara Asing (WNA) untuk meraup keuntungan pribadi. Salah satunya seperti yang dilakukan warga asing asal Australia berinisial WBR (38 tahun).Ia diamankan petugas Imigrasi dari dalam sebuah apartemen di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat. Dari hasil penyelidikan diketahui, ia masuk ke Indonesia pada 21 April 2017 lalu, dengan visa kunjungan sosial budaya. Kemudian visa itu diperpanjang izin tinggalnya di Imigrasi Jakarta Selatan dengan masa berlaku hanya sampai 19 Juni 2017.

 

“Jadi yang bersangkutan overstay satu tahun empat bulan. Dia di sini tinggal bersama pacarnya yang Warga Negara Indonesia (WNI),” kata Humas Imigrasi Depok, Newin Budiyanto pada wartawan, Rabu 7 November 2018.Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan itulah terungkap, WBR sengaja menggunakan modus pacari wanita Indonesia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Sementara ia disini tidak memiliki pekerjaan tetap. “Di negara asalnya dia ini tukang kebun. Nah setelah kami selidiki, kasus seperti ini tidak hanya satu. Jadi ternyata ini modus yang belakangan kerap dilakukan oleh WNA untuk menyalahi aturan,” kata NewinBerdasarkan data intelejen Imigrasi Depok, kasus serupa telah ditemukan pada empat WNA. Diantaranya ada yang berasal dari Mesir, Yaman dan Nigeria. “Pola modus operandinya sama, memacari WNI untuk membiayai hidup yang ternyata izin tinggalnya pun habis. Menurut penelusuran kami, bahkan satu WNA bisa memacari tiga sampai empat wanita Indonesia,” kata Newin menambahkan.Terhadap WBR, Imigrasi menjeratnya dengan ancaman pasal 78 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang ke-Imigrasian, yang berbunyi bahwa orang asing yang telah habis masa berlakunya dikenai tindakan administaris ke-Imigrasian berupa pendeportasian dan penangkalan.Sedangkan untuk WNI yang jika diperiksa terbukti bersalah, maka akan dikenakan pasal 124 Undang-undang No 6 Tahun 2011 tentang ke-Imigrasian, yang berbunyi tiap orang yang dengan sengaja melindungi atau menyembunyikan atau memberikan penghidupan atau memberikan pekerjaan yang diduga izin tinggalnya habis berlaku, maka akan dipidana tiga bulan penjara atau denda paling banyak Rp25 juta. Selain hanya mengandalkan kehidupan dari wanita Indonesia yang dikencaninya itu, beberapa kasus yang ditemukan Imigrasi bahkan ada yang cukup mengenaskan. “Ada juga yang kami temukan wanitanya hamil karena dipacari warga asing. Ini tanpa status yang jelas, inikan kasihan,” kata Newin.Untuk itu, petugas pun mengimbau pada wanita yang menjalani hubungan asmara dengan pria asing mohon dicek dulu latar belakangnya agar tidak tersangkut masalah hukum.“Hasil intelejen seperti itu, ini artinya juga tidak menutup kemungkinan banyak WNA yang memanfaatkan wanita Indonesia agar bisa tinggal disini dengan cara yang tidak benar,” ujarnya menegaskan. (sumber : GoRiau.com)