Waspadalah, Pria Bule Tipu Wanita Indonesia dengan Modus Ajak Kencan

JAKARTA – Seorang pria berkebangsaan Australia  berurusan dengan aparat Imigrasi Depok akibat menyalahi izin tinggal, alias overstay. Dengan modus mengencani wanita Indonesia ia tak terendus lebih dari setahun.Dari hasil penyelidikan petugas menduga, cara ini belakangan marak dilakukan oleh para Warga Negara Asing (WNA) untuk meraup keuntungan pribadi. Salah satunya seperti yang dilakukan warga asing asal Australia berinisial WBR (38 tahun).Ia diamankan petugas Imigrasi dari dalam sebuah apartemen di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat. Dari hasil penyelidikan diketahui, ia masuk ke Indonesia pada 21 April 2017 lalu, dengan visa kunjungan sosial budaya. Kemudian visa itu diperpanjang izin tinggalnya di Imigrasi Jakarta Selatan dengan masa berlaku hanya sampai 19 Juni 2017.

 

“Jadi yang bersangkutan overstay satu tahun empat bulan. Dia di sini tinggal bersama pacarnya yang Warga Negara Indonesia (WNI),” kata Humas Imigrasi Depok, Newin Budiyanto pada wartawan, Rabu 7 November 2018.Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan itulah terungkap, WBR sengaja menggunakan modus pacari wanita Indonesia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Sementara ia disini tidak memiliki pekerjaan tetap. “Di negara asalnya dia ini tukang kebun. Nah setelah kami selidiki, kasus seperti ini tidak hanya satu. Jadi ternyata ini modus yang belakangan kerap dilakukan oleh WNA untuk menyalahi aturan,” kata NewinBerdasarkan data intelejen Imigrasi Depok, kasus serupa telah ditemukan pada empat WNA. Diantaranya ada yang berasal dari Mesir, Yaman dan Nigeria. “Pola modus operandinya sama, memacari WNI untuk membiayai hidup yang ternyata izin tinggalnya pun habis. Menurut penelusuran kami, bahkan satu WNA bisa memacari tiga sampai empat wanita Indonesia,” kata Newin menambahkan.Terhadap WBR, Imigrasi menjeratnya dengan ancaman pasal 78 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang ke-Imigrasian, yang berbunyi bahwa orang asing yang telah habis masa berlakunya dikenai tindakan administaris ke-Imigrasian berupa pendeportasian dan penangkalan.Sedangkan untuk WNI yang jika diperiksa terbukti bersalah, maka akan dikenakan pasal 124 Undang-undang No 6 Tahun 2011 tentang ke-Imigrasian, yang berbunyi tiap orang yang dengan sengaja melindungi atau menyembunyikan atau memberikan penghidupan atau memberikan pekerjaan yang diduga izin tinggalnya habis berlaku, maka akan dipidana tiga bulan penjara atau denda paling banyak Rp25 juta. Selain hanya mengandalkan kehidupan dari wanita Indonesia yang dikencaninya itu, beberapa kasus yang ditemukan Imigrasi bahkan ada yang cukup mengenaskan. “Ada juga yang kami temukan wanitanya hamil karena dipacari warga asing. Ini tanpa status yang jelas, inikan kasihan,” kata Newin.Untuk itu, petugas pun mengimbau pada wanita yang menjalani hubungan asmara dengan pria asing mohon dicek dulu latar belakangnya agar tidak tersangkut masalah hukum.“Hasil intelejen seperti itu, ini artinya juga tidak menutup kemungkinan banyak WNA yang memanfaatkan wanita Indonesia agar bisa tinggal disini dengan cara yang tidak benar,” ujarnya menegaskan. (sumber : GoRiau.com)

Kegiatan Rapat Tim Pengawasan Orang Asing Provinsi Jawa Barat

Selasa, 6 November 2018. Kegiatan Rapat Tim Pengawasan Orang Asing Provinsi Jawa Barat dikuti oleh seluruh UPT Imigrasi dan Instansi Terkait yg berada di wilayah Jabar bertempat di aula Kantor Wilayah Hukum dan Ham Jawa Barat.

 

Musibah Jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610

Segenap Pimpinan dan Pegawai Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok turut berduka atas musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 penerbangan Jakarta – Pangkal Pinang di perairan Tanjung Karawang, Senin 29 Okt 2018.

Semoga seluruh penumpang dan awak kabin yang menjadi korban segera ditemukan dan untuk keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan.

 

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Senin, 29 Oktober 2018. Upacara Memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2018 Kantor Imigrasi Kelas II Depok. Ayoo Bangun Pemuda, Satukan Indonesia.

 

 

Perawatan Sistem Keimigrasian

Sehubungan dengan perawatan dalam rangka peningkatan pelayanan pada Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian di Direktorat Jenderal Imigrasi, kami informasikan bahwa hal tersebut berdampak pada:

1. Terganggunya sistem pengambilan antrean online pelayanan Paspor, pelayanan paspor dan pelayanan izin tinggal bagi WNA

2. Penerbitan billing pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam jasa Keimigrasian.

Hari Sumpah Pemuda

Beri aku 1000 orangtua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia – Soekarno Ayo Pemuda, Bangun Indonesia, Guncangkan Dunia !!

Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa

Indonesia resmi menjadi negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-60 pada tanggal 28 September 1950, yang ditetapkan dengan Resolusi Majelis Umum PBB nomor A/RES/491 (V) tentang penerimaan Republik Indonesia dalam keanggotaan di PBB

Gangguan Kesisteman DPRI

Kami Mohon Maaf Atas Ketidaknyamanannya.