Kegiatan Penegakkan Hukum Keimigrasian di Kota Depok

Senin (07/06/), Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok melaksanakan Kegiatan Kolaborasi Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Divisi Keimigrasian Kanwil Kumham Jawa Barat dengan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok dalam rangka Pengembangan Penegakkan Hukum Keimigrasian di Kota Depok

Kegiatan diawali dengan rapat internal antara Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Divisi Keimigrasian Kanwil Kumham Jawa Barat dengan Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kanim Kelas II Non TPI Depok terkait mekanisme pelaksanaan kegiatan penyelidikan intelijen keimigrasian, pengawasan dan pendataan Orang Asing di wilayah Kota Depok.

Kegiatan dilaksanakan oleh Tim yang terdiri dari Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Divisi Keimigrasian Kanwil Kumham Jawa Barat, Gatut Setiawan (Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian), Edy Rohaedi (Kepala Subbidang Penindakan Keimigrasisan), Dang Awan Himawan (JFU), Meirani (JFU) beserta Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kanim Kelas II Non TPI Depok.

Tim menuju lokasi pertama yaitu PT. Indo Mano Plus dan PT. Inplan Indo Mano yang sama-sama beralamat di Jalan Cinangka Raya No. 20, Kedaung, Sawangan, Depok, Jawa Barat. PT. Indo Mano Plus bergerak di bidang penyewaan Villa yang menjamin 2 (dua) investor dari Korea Selatan.

Kemudian Tim melanjutkan kegiatan ke PT. Shell Works yang beralamat di Gg. Jambu No. 25 Rt. 03/04, Kedaung, Sawangan, Depok, Jawa Barat dan bergerak di bidang pembuatan aksesoris dari kerang laut. Adapun PT tersebut mempekerjakan Orang Asing berkebangsaan Korea Selatan sebagai Direktur Utama.