Archive for month: July, 2025

Imigrasi Tanda Tangani Pakta Integritas, Ikrar Pelayanan Publik yang Profesional dan Akuntabel

Melalui penandatanganan pakta integritas tersebut, pejabat di lingkungan Ditjen Imigrasi menyatakan komitmen untuk menjunjung tinggi integritas dengan berperan aktif dalam pencegahan korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta tidak terlibat dalam perbuatan tercela. Mereka berjanji untuk bersikap jujur, transparan, objektif, dan akuntabel dalam menjalankan tugas serta menghindari konflik kepentingan. Selain itu, mereka berkomitmen memberikan teladan dalam kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, menyampaikan informasi pelanggaran integritas, dan menjaga kerahasiaan saksi. Setiap pelanggaran atas komitmen ini akan ditanggung konsekuensinya oleh pihak yang bersangkutan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia, dalam pidatonya menyampaikan bahwa komitmen integritas ini menjadi pondasi dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah. Read more

Imigrasi Depok Rangkul Insan Media, Wujudkan Satu Meja Satu Visi

Depok – Dalam rangka menjalin kebersamaan serta memperkuat sinergi antara Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok dan insan media dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, diselenggarakan kegiatan Bincang Sore yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Imigrasi Depok, Kamis (24/07/2025).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok, Irvan Triansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan upaya meningkatkan keterbukaan informasi publik.

“Kami percaya bahwa sinergi antara institusi pemerintah dan insan media sangat penting dalam menyampaikan informasi yang benar dan akurat kepada masyarakat. Sesuai arahan Plt. Dirjen Imigrasi, kami ingin membangun semangat “Satu Meja Satu Visi” antara insan pers dan Imigrasi. Melalui kegiatan Bincang Sore ini, kami berharap tercipta komunikasi dua arah yang hangat dan produktif,” ujar Kakanim, Irvan Triansyah.

Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk berbagi informasi terkini seputar layanan keimigrasian serta mendengarkan masukan dari media sebagai mitra strategis dalam mendukung tugas dan fungsi Kantor Imigrasi Depok.

Dengan semangat keterbukaan dan kolaborasi, Kantor Imigrasi Depok terus berkomitmen meningkatkan pelayanan dan membangun hubungan yang harmonis dengan semua elemen masyarakat, termasuk media.

Perkuat Sinergi, Imigrasi Depok Koordinasi dengan Pemkot Bahas Isu Lingkungan dan Keimigrasian

Depok — Dalam upaya memperkuat sinergi antarlembaga dan merespons berbagai tantangan yang dihadapi di wilayah kerja, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok melaksanakan pertemuan koordinasi dengan Wali Kota Depok, Bapak Supian Suri, pada hari Selasa, 22 Juli 2025, bertempat di Balai Kota Depok.

Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Depok, Bapak Irvan Triansyah, didampingi oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Bapak Indrias Natanael. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membahas sejumlah isu prioritas yang memerlukan dukungan dari Pemerintah Kota, terutama dalam hal pengelolaan lingkungan serta dinamika keimigrasian di wilayah Depok.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Imigrasi menyampaikan keprihatinan terkait kondisi kebersihan dan tata lingkungan di sekitar kawasan kantor. Penanganan terhadap pengelolaan sampah, penataan taman, dan sistem drainase menjadi fokus utama yang diusulkan agar mendapat perhatian khusus dari Pemkot demi menciptakan ruang layanan publik yang bersih dan nyaman bagi masyarakat.

Selain itu, turut dibahas isu-isu keimigrasian yang memerlukan penguatan koordinasi di tingkat daerah, seperti pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas Warga Negara Asing (WNA), peningkatan peran aparat kewilayahan dalam pelaporan, serta dukungan data dan kebijakan daerah untuk menunjang tugas keimigrasian.

Wali Kota Depok, Bapak Supian Suri, mengapresiasi inisiatif koordinasi ini dan menegaskan bahwa Pemerintah Kota siap memberikan dukungan konkret terhadap berbagai langkah yang ditempuh Kantor Imigrasi. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

“Kolaborasi antarlembaga adalah kunci dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan lingkungan kota yang tertib serta aman,” ujar Wali Kota.

Pertemuan ini menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat komunikasi kelembagaan secara berkelanjutan, serta menindaklanjuti hasil diskusi melalui langkah-langkah operasional di lapangan. Kantor Imigrasi Depok berharap sinergi ini dapat mendukung pelayanan keimigrasian yang semakin profesional, akuntabel, dan dekat dengan masyarakat.

Perketat Pengawasan Warga Negara Asing, Imigrasi Depok Gelar Operasi “Wira Waspada”

Depok – Dalam rangka memperkuat fungsi pengawasan keimigrasian serta merespons dinamika pergerakan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah Indonesia, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok melaksanakan kegiatan Operasi Wira Waspada pada Rabu (16/07). Kegiatan ini merupakan bagian dari operasi serentak yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia atas arahan langsung dari Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Operasi tersebut dijalankan oleh Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Depok, dan turut melibatkan unsur Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam menegakkan aturan keimigrasian dan ketenagakerjaan.

 

Pelaksanaan Operasi Wira Waspada ini menitikberatkan pada pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan WNA, khususnya yang tinggal dan bekerja di wilayah Kota Depok. Tim gabungan menyasar sejumlah titik strategis yang menjadi lokasi aktivitas WNA, seperti tempat usaha, perusahaan, hingga kawasan pemukiman.

Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap dokumen keimigrasian seperti paspor, izin tinggal (ITAS/ITAP), dan izin kerja yang dimiliki oleh WNA. Pemeriksaan dilakukan secara humanis, namun tetap tegas dan mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok, Irvan Triansyah, menjelaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini potensi pelanggaran keimigrasian, seperti penyalahgunaan izin tinggal, kegiatan ilegal, maupun keberadaan WNA yang tidak sesuai dengan izin yang dimiliki.

“Operasi ini merupakan upaya preventif dan responsif dalam menjaga tertib administrasi keimigrasian di wilayah kerja kami. Kami juga memastikan bahwa seluruh WNA yang berada di wilayah Depok telah memenuhi kewajiban administratif sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kakanim, Irvan Triansyah.

Kegiatan Operasi Wira Waspada menjadi cerminan nyata komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi dalam menjalankan fungsi pengawasan keimigrasian secara nasional. Operasi ini tidak hanya menekankan pada aspek penegakan hukum, tetapi juga edukasi dan pembinaan terhadap pemilik usaha serta komunitas WNA.

Paspor Desain Merah Putih Ditunda, Imigrasi Fokus pada Kebijakan Strategis Peningkatan Layanan

JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi menunda implementasi paspor desain merah putih yang sedianya akan diterbitkan pertama kali pada peringatan kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2025. Keputusan ini diambil dalam rangka melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran bagi kementerian dan lembaga serta sebagai respon terhadap aspirasi masyarakat.

“Setelah melalui evaluasi secara menyeluruh, Ditjen Imigrasi memutuskan untuk menunda implementasi paspor desain merah putih. Keputusan ini diambil dengan penuh pertimbangan dan tanggung jawab, serta melibatkan banyak pihak,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman.

Lebih lanjut Yuldi menjelaskan bahwa efisiensi anggaran mengharuskan Ditjen Imigrasi untuk meninjau ulang kebijakan-kebijakan yang akan dilaksanakan. Keputusan tersebut juga diambil setelah mempertimbangkan saran dan masukan dari masyarakat, dengan memperhatikan tingkat urgensi serta dinamika ekonomi yang tengah bergulir.

Pasca peluncuran desain baru paspor 17 Agustus 2024 lalu, Ditjen Imigrasi aktif memantau opini publik terkait kebijakan tersebut. Selama Agustus 2024 s.d. Juli 2025 analisis media sosial dari berbagai macam kanal mengumpulkan 1.642 sampel unggahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa masyarakat mengharapkan kebijakan Pemerintah yang lebih fokus pada penguatan substansi paspor, yaitu penguatan posisi paspor Indonesia secara global. Dari sampel unggahan tersebut juga terlihat kecenderungan masyarakat kepada kebijakan pelayanan dengan dampak yang lebih konkret untuk dirasakan serta selaras dengan prinsip efisiensi dan prioritas kebutuhan publik.

Dengan anggaran yang tersedia, Ditjen Imigrasi berupaya memaksimalkan pelayanan dan pengawasan keimigrasian melalui pengembangan serta pemeliharaan sistem berbasis digital. Inovasi tidak berhenti pada perubahan desain fisik, melainkan berupa penguatan sistem dan pelayanan yang lebih tepat guna.

“Perlu digarisbawahi bahwa ditundanya kebijakan ini bukan berarti fokus untuk memperkuat Paspor Indonesia berhenti dilakukan. Langkah strategis yang melibatkan instansi Pemerintah terkait serta seluruh masyarakat Indonesia diperlukan, dan kami harap kita semua dapat saling mendukung guna memperkuat Paspor Indonesia,” tegasnya.

Menanggapi hal ini, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto menyampaikan, “Inovasi Ditjen Imigrasi akan terus berlanjut, dengan fokus pada pengembangan jangka panjang untuk memperkuat paspor Republik Indonesia melalui peningkatan keamanan digital dan efisiensi pelayanan. Kami berterima kasih atas pengertian dan dukungan masyarakat dalam menghadapi penyesuaian ini,” tutup Menteri Agus.

Santunan Penuh Cinta, Imigrasi Depok Wujudkan Toleransi Dalam Aksi

Depok – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial dan toleransi antar sesama, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok melaksanakan kegiatan Pengajian Bulanan dan Santunan Anak Yatim Piatu, pada Jumat (04/07/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Imigrasi Depok ini dihadiri oleh Kepala Kantor, Irvan Triansyah, Pejabat Struktural, Pegawai, CPNS, Taruna, dan PPNPN.

Acara pengajian dipimpin oleh Pak Ustadz yang memberikan tausiyah bertema memuliakan orang tua serta makna bulan-bulan dalam kalender Islam sebagai momentum introspeksi dan peningkatan amal.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu dari Rumah Asuh Yatim dan Dhuafa Yayasan Amanah Sinergi Indonesia serta Panti Asuhan Santo Fransiskus, sebagai bentuk nyata kepedulian dan solidaritas dari keluarga besar Imigrasi Depok.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok, Irvan Triansyah, menyampaikan pentingnya membangun semangat toleransi dan kepedulian di tengah perbedaan.


“Kita semua adalah umat manusia yang diciptakan berbeda-beda. Namun justru di situlah letak keindahannya. Melalui kegiatan ini, kita diajarkan untuk saling menghormati, saling membantu, dan hidup berdampingan dengan rasa kasih sayang, tanpa memandang latar belakang,” ujar Kakanim, Irvan Triansyah.

Melalui kegiatan keagamaan dan sosial ini, diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai kebersamaan, spiritualitas, dan kemanusiaan di lingkungan Kantor Imigrasi Depok.

 

#ImigrasiIndonesia
#Kemenimipas
#AgusAndrianto
#DitjenImigrasi
#KakanwilDitjenimJabar
#FiliantoAkbar
#KanimDepok
#IrvanTriansyah